Friday, 27 June 2014

Gerakan Anti Swapraja di Surakarta 1946

Pasukan Legiun Mangkunegaran (Dokumentasi: soloaja.com)

Assalamualaikum, wr. wb
Masalah keistimewaan wilayah Surakarta dalam perjuangannya kembali diakui sebagai DIS (Daerah Istimewa Surakarta) nampaknya masih menjadi topik yang menarik untuk dibahas. Mengingat pada tahun ini pasca Pilpres 9 Juli 2014 pemerintah (dan DPR) yang baru akan menjabat hingga tahun 2019. Tidak dipungkiri bisa saja pemerintah kedepan akan kembali mencoba menuntaskan masalah Keistimewaan Surakarta, meskipun pada 27 Maret 2014 MK pernah menolak permohonan keraton Surakarta menjadi daerah Istimewa.
Ada sebab ada akibat, masalah keistimewaan Surakarta dapat dilihat dari flashback ke belakang tentang kronologi kejadian sejarah Surakarta pasca kemerdekan Republik Indonesia. Peristiwa yang menjadi titik baliknya ialah adanya Gerakan Anti Swapraja di Surakarta pada 1946. Penulis akan membahas peristiwa ini, karena berdasarkan paper yang penulis buat maka tulisan ini juga dilengkapi dengan sumber yang valid. Tulisan ini sangat panjang, jadi mohon bersabar dan ikuti saja kronologinya. Selamat membaca:

Wednesday, 25 June 2014

Konsumsi Daging Anjing, Antara Mitos Khasiat dan Kebiasaan

Aksi penolakan anjing sebagai makanan oleh
Komunitas Animal Friends Jogja. (Dokumentasi: gudeg.net)
 Assalamualaikum, wr. wb.
Masyarakat Indonesia sangat beragam baik suku agama kebudayaan dan agama. Keberagaman Indonesia juga tercermin dalam kuliner yang begitu banyak dan beragam. Seperti di Sumatera saja, dari Aceh hingga Lampung memiliki kuliner khas daerahnya sendiri. Tidak bisa dipungkiri, keanekaragaman kuliner di Indonesia terkadang bagi sebagian orang termasuk kuliner yang aneh, nyeleneh, menjijikkan, dsb. Salah satunya ialah olahan makanan yang menggunakan daging anjing. Di beberapa negara Asia seperti Republik Rakyat Tiongkok dan Korea mengkonsumsi daging anjing merupakan hal yang biasa. Bahkan ada festival tahunan makan daging anjing. Anjing yang merupakan binatang lucu dan dianggap sebagai sahabat manusia ternyata juga sering dikonsumsi masyarakat di beberapa daerah di Indonesia.

Tuesday, 17 June 2014

Benarkah Dolly Menjadi Lokalisasi Terbesar di Asia Tenggara?

Gang Dolly saat siang hari. (Dokumentasi: Istimewa)
Assalamualaikum, wr. wb
Menjelang bulan suci Ramadhan tahun 2014 beberapa pemerintah atau aparat terkait banyak melakukan razia tempat-tempat hiburan malam dan tahun ini publik tertuju pada Kota Surabaya. Ada apa sebenarnya? Walikota Surabaya Tri Rismaharini secara resmi akan menutup Lokalisasi Prostitusi Dolly mulai tanggal 18 Juni 2014. Adapun penutupan lokalisasi ini untuk jangka panjang, tidak hanya sekedar merazia dan menghimbau untuk "off" selama Ramadhan. Namun benar-benar akan tutup selamanya. Penutupan Dolly dianggap tepat oleh sebagian besar masyarakat, sebab banyak sisi negatif dari keberadaan Dolly. Semisal potensi terjadinya Trafficking, perkelahian atau keributan akibat pengaruh minuman dan obat-obatan, citra negatif bagi Surabaya, dan tentu saja masalah kesehatan.