Sunday, 11 December 2011

Inilah Perbedaan Antara Candi di Jawa Timur dan Jawa Tengah DIY



Assalamualaikum gan,apa kabar semua ? Semoga dalam keadaan baik-baik saja yah. Nah gan kali ini kita akan membahas tentang candi. Candi adalah suatu bangunan yang ditujukan untuk keperluan keagamaan sebagai tempat ibadah maupun untuk penghormatan. Candi-candi yang ada di Indonesia keseluruhannya berasal dari kerajaan Hindu-Budha yang pernah ada di Indonesia, terutama di wilayah Jawa yang merupakan pusatnya kebudayaan Indonesia zaman Prasejarah dan Madya(kerajaan).



Candi menurut agamanya terbagi oleh 2 yaitu candi Budha dan Candi Hindu. Seperti yang teman-teman lihat disamping, yaitu candi Borobudur yang merupakan Candi terbesar di dunia. Candi ini merupakan Candi Budha yang didirikan pada zaman wangsa Syailendra sekitar zaman ke-7 masehi. Candi yang terletak di Kabupaten Magelang ini merupakan salah satu warisan budaya dunia yang di akui oleh UNESCO. Seperti yang anda lihat,ciri-ciri candi budha memiliki bangunan(tubuh) yang bongsor namun tidak terlalu tinggi. Puncak-puncaknya dipenuhi oleh Stupa dan hanya langsung ke candi utama. Beda lagi halnya dengan Candi Hindu. Candi hindu rata-rata


bertubuh lebih tinggi dan beratapkan ratna. Candi Hindu biasanya terdiri dari candi-candi lain yang lebih kecil baru kemudian ke candi utamanya. Seperti candi Prambanan di Yogyakarta ini. Komplek Candi Prambanan dipenuhi dengan ratusan candi-candi kecil lalu kemudian merujuk ke candi utama yang paling besar. Candi ini juga dimasukkan dalam daftar warisan budaya dunia oleh UNESCO.


Setelah itu adalagi perbedaan struktur bangunan dan posisi antara candi di Jawa Timur dan Candi di Jawa Tengah dan DIY selain dari latar belakang agama.

Dalam hal bahan baku, tidak seperti zaman sekarang yang tersedia berbagai macam bahan baku material untuk membangun sebuah bangunan besar dan megah yang dapat bertahan lama. Batu dan Bata adalah salah satu bahan bangunan yang paling populer sejak zaman dahulu karena mudah ditemukan dan dapat bertahan lama dan kuat. Sebab itulah Batu dan Bata digunakan untuk membangun candi-candi. Seperti kita lihat di samping kanan, ini adalah Candi yang terdapat di situs Majapahit Trowulan,Mojokerto. Sebagian besar candi-candi ataupun bangunan lain di situs Trowulan menggunakan batu bata merah (terracotta). Di bagian lain di jawa timur juga ditemukan candi yang menggunakan batu bata putih seperti candi-candi kecil yang ada di sekitar Blitar.


Namun bedalagi halnya dengan Candi yang ada di di Jawa Tengah dan DIY. Di kedua provinsi tersebut candi kebanyakan menggunaan batu andesit atau sering kali orang awam menyebutnya batu kali. Lihat saja kedua candi terbesar dari agama Budha dan Hindu yaitu Borobudur dan Prambanan yang sama-sama menggunakan batu andesit. Sedangkan yang disebelah ini adalah candi mendut yang tak jauh dari candi Borobudur yang merupakan candi budha.

Tak hanya dari sisi bahan baku saja. Candi di daerah jawa timur umumnya beratap tumpang(kubus) semakin ke atas semakin kecil dan ini berlaku untuk seluruh candi baik yang candi hindu maupun candi budha. Beda dengan candi yang ada di Jawa Tengah dan DIY yang beratapkan Stupa dan Ratna. Stupa biasanya ditemukan pada candi Budha sedangkan Ratna pada candi Hindu.

selesai membicarakan perbedaan atap ,adalagi yang menjadi perbedaanya yaitu pada Reliefnya. Relief pada candi Jawa Tengah dan DIY lebih banyak dan menonjol dan berkonsep Naturalis. Sedangkan di Jawa Timur lebih sedikit dan hanya seperti simbolis menyerupai tokoh pewayangan.


dan perbedaan terakhir yang paling gampang dibedakan adalah soal bentuk bangunan itu sendiri. Candi Jawa Tengah dan DIY bentuk bangunannya bongsor atau tambun seperti candi Gedong Songo di samping ini di Ungaran Jawa Tengah. Hal ini juga berlaku pada candi Borobudur dan candi Prambanan.
namun bila melihat keadaan umum candi-candi di Jawa Timur bentuk bangunannya lebih ramping/langsing.

Seperti candi yang ada di komplek Trowulan Mojokerto ini. Seperti inilah tipikal candi jawa timur, berbadan langsing, atap tumpang, terbuat dari batu bata merah atau terracotta.
Sebenarnya masih adalagi perbedaan antara Candi di daerah Jawa Timur dan Jawa Tengah DIY antara lain :

Jawa Tengah & DIY
-Umumnya letak candi berada di tengah halaman.
-Kebanyakan menghadap ke arah timur.

Jawa Timur
-Umumnya letak candi berada di belakang Halaman.
-Kebanyakan menghadap ke arah barat.

Nah gan inilah perbedaan natara candi di wilayah Jawa Tengah DIY dan candi di daerah Jawa Timur. Cukup mudahkan untuk membedakannnya ? sering-sering berlibur ke candi gan, karena selain untuk tempat bertamasya juga dapat belajar sejarah di candi.

Wassalamualaikum wr.wb.

Sumber:
-Pengantar Sejarah Kebudayaan Indonesia II,Soekmono Dr,Penerbit Kanisius.Yogyakarta:1981
-Wikipedia Indonesia

Sumber Gambar:
-Istimewa

4 comments:

  1. Terima kasih atas informasinya.... ini sangat membantu saya.... trims Gan

    ReplyDelete
  2. trima kasih karna telah bersedia untuk berbagi pengetahuan sejarah kepada publik umum

    ReplyDelete


  3. Perbedaan

    Candi Jawa Tengah

    Candi Jawa Timur
    1

    Bentuk

    Tambun(pendek, besar)

    Ramping
    2

    Atap

    Stupa/Ratna

    Kubus
    3

    Ragam Hias

    Timbul, Natural

    -
    4

    Menghadap Arah

    Timur

    Barat
    5

    Letak Candi Induk

    Tengah

    Belakang
    6

    Pintu

    Relung(kalama kara)

    -
    7

    Bahan Dasar

    Batu Kali/Batu Andesit

    Batu Bata

    ReplyDelete

PERLU DIPERHATIKAN DALAM MENGISI KOMENTAR !!!

#)Jika anda anggota blogger pilih BERI KOMENTAR SEBAGAI OpenId atau pilih pake Google Account aja(klo punya).

#)Jika anda tidak memiliki blog pilih BERI KOMENTAR SEBAGAI Name/URL setelah itu MASUKKAN NAMA lalu COPY PASTE profil Facebook/Twitter anda(contoh: http://www.facebook.com/rikaz.prabowo)lalu klik Lanjutkan.(jika komentar telah ditambahkan dan di klik nama nya langsung ke profil FB/Twitter si pengomentar)

#)Jika anda tidak tergabung dalam blogger atau pun facebook pilih Name/URL lalu MASUKKAN NAMA anda TANPA memasukkan URL(URL nya dikosongkan saja)

terima kasih atas komentar anda.